Penyakit Paru-Paru
BERKAT IMMUNOCAL, PARU-PARU MITA SEMBUH
Nama : MITA AYU PUTRI
Umur : 9 tahun
Alamat : Lampung

Dua tahun lamanya, gadis kecil pasangan Danela Apriyani dan Rusli Achmadsyah ini berobat dengan diagnosis beberapa dokter yang tidak nyambung. Berbagai obat pun sudah dicoba untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun tidak juga memberikan hasil yang memuaskan.
Berikut kisah gadis mungil yang kerap disapa Sez ini
Selain badannya seeing terserang panas, Sez juga mengalami batuk-batuk, Diag nosis dokter menyatakan ia sakit tifus akut. Selama beberapa bulan lamanya siswi kelas 4 SD ini mendapatkan perawatan dokter. Kedua orang tuanya percaya pada dokter. Sebab itu, Sez mendapatkan perawatan intensif.
Namun, panas Sez tidak juga hilang, Kalau kelelahan sedikit saja, badannya langsung panas. Bahkan bisa mencapai 40 derajat celcius.
Pada malam ketiga saat dirawat di Rumah Sakit, Sez mengalami pendarahan di mulutnya. Orang tuanya sempat memindahkannya ke dokter lain. Tetapi malah overdosis. Dua tahun Sez dalam perawatan dokter , tapi tak juga diketahui pasti penyakitnya. Badannya tidak berkembang, tetap kecil. Akhirnya, Sez bertemu dengan seorang dokter. Dari dokter itulah diketahui Sez mengalami paru-paru yang ber-flek. Dan semakin pasti setelah Sez dirontgent. Sejak itulah Sez menjalankan pengobatan paru-paru.
Berbarengan dengan pengobatan dari medis, seorang teman keluarga mengenalkan Sez dengan produk IMMUNOCAL. Sebagai orang tua, tentunya akan mencoba apa saja untuk kesembuhan putri pertama-nya itu.
Minuman tersebut seperti susu, tapi pembuatannya berbeda. Susu bubuk tersebut dilarutkan terlebih dulu ke dalam air, ditutup rapat lalu dikocok. Setelah itu akan terlihat busa dan susu tersebut menjadi bening. Produk itu lebih dikenal dengan susu IMMUNOCAL. Setiap hari Sez meminum satu sachet IMMUNOCAL selama 20 hari. Pada hari ke 20, kami membawa Sez kembali ke dokter untuk pemeriksaan. Hasil rontgent menyatakan paru-paru Sez bersih. Sez sudah tak perlu lagi menjalani pengobatan. Namun untuk meyakinkan kembali kami membeli sepuluh sachet.
Terlihat ada perubahan yang baik terhadap kesehatan Sez. Dokter sudah memperbolehkan Sez mengikuti sejumlah kegiatan.
ANAKKU MENDERITA BRONCHO EXTASIS
Nama : Ghozian Aulia Pradhana
Umur : 15tahun
Alamat : Bukittinggi

Setiap kali Berhenti minum obat dari Dokter, Ghozian kecil pasti terserang demam dan batuk yang disertai dahak Berdarah. Diagnosa Dokter menyatakan ia terkena “BRONCHO EXTASIS”. Lebih mengenaskan lagi, menurut dokter yang menanganinya, kasus terseBut tidak dapat disembuhkan secara sempurna dan akan mudah kumat.
Belum cukup satu hari umur anakku, ujian kesabar an mulai mengusik kebahagian kami. Kejadiannya berawal tatkala si bayi yang masih merah tersebut menangis sepanjang hari. Karena ASI istri belum keluar, maka diberinya bayi susu botol. Tetapi sesaat setelah diberi susu, anak saya muntah.
Terlihat nafasnya sedikit sesak sampai keesokkan harinya. Akhirnya kami membawanya ke Dokter Spesialis Anak dan langsung dirountgent. Hasilnya menunjukkan ada benda asing yang masuk ke paru-paru anak saya dan diduga akibat tersedak saat diberi minum.
Dengan berat hati kami merelakan buah hati kami untuk dirawat di rumah sakit selama satu bulan.
Setelah keluar dari rumah sakit, Ghozian tetap menjalani rawat jalan dengan dibantu fisioterapi. Memang dampak dari semua itu kemudian muncul. Ghozian mudah terkena batuk dan demam. Sejak saat itu, Ghozian tidak pernah lepas dari pengawasan dokter. Keluar masuk rumah sakit untuk opname sering dilakukannya.. Entah sudah berapa kalinya terapi yang sama dilakukan oleh dokter-dokter yang berbeda. Setiap hari ia tidak lepas dari 8 macam obat yang harus diminumnya. Pernah satu bulan berhenti minum obat, Ghozian batuk darah lagi. Selama itu, daya tahan tubuh anak kami sangat rendah. Dua kali dalam sebulan harus ke Dokter Spesialis. Namun, sampai ia beranjak remaja (15) kesehatannya tetap tak ada perubahan.
Hingga akhirnya kami bertemu dengan Ir. Febrianis dan memperkenalkan produk Immunocal. Saat anak kami mengalami batuk darah, kami langsung memberinya Immunocal 2 sachet perhari. Alhamdulillah, dalam waktu 4 hari, batuk darahnya sudah berhenti. Padahal biasanya 2 minggu baru berhenti. Ghozian tetap kami beri minum Immunocal secara rutin 1 sachet perhari. Sampai menghabiskan 10 box. Selama minum Immunocal, obat dokter kami hentikan. Hasilnya sangat menakjubkan. Kini, daya tahan tubuh Ghozian meningkat drastis dan kesehatannya semakin membaik.
KALAU SUDAH BATUK, SUSAH BERHENTINYA
Nama : Ayu Fassa Kadifa
Umur : 14 tahun
Alamat : Lampung
Setiap kali penyakit Ayu Fassa kambuh, Bapak Yusron hanya bias berdo’a memohon kesembuhan putrinya. Hatinya sangat prihatin saat mendengar batuk kering tiada hentinya menyerang pelajar sekolah menengah pertama itu. Diperiksakan ke dokterdan diberi obat tetapi tak jua sembuh.
Penyakit itu mulai menyerang putri saya sekitar Maret 2001. Di usianya yang masih muda saya merasakan penderitaan itu begitu berat dialaminya. Seringkali kambuh dan kalau sudah batuk susah berhenti. Batuknya pun kering. Saya yakin dadanya pasti sakit bila sedang batuk. Apalagi kalau kambuhnya tengah malam, nyaris tidurnya terganggu.
Lebih memprihatinkannya lagi, badannyajadi kurus dan agak membungkuk. Kami sudah mencoba membawanya ke dokter dan mengobatinya dengan resep dokter. Hasilnya tidak ada. Bahkan kesehatannya semakin menurun. Tubuhnya selalu lemah tidak bersemangat. Kasihan saya melihatnya.
Suatu hari, Ibu Agus Lena menganjurkan putri saya untuk mengkonsumsi IMMUNOCAL karena terbukti Food Supplemen ini pernah menyembuhkan penyakit bronchitis yang pernah menyerang seorang anak seusia Ayu.
Kemudian kami mencobanya. Sengaja saya memberikan Ayu 2 sachet perhari, supaya cepat sembuh.
Terbukti, setelah lima hari mengkonsumsi IMMUNOCAL, batuk Ayu hilang dan badannya pun terlihar segar dan serial.
Kini, untuk mencegah agar tidak kambuh lagi, saya tetap memberikannya IMMUNOCAL
Terima kasih Tuhan, terima kasih IMMUNOCAL.


